Dikala Ku “SeNdiRi”

June 5, 2007

Tips Memilih ala Rasulullah

Filed under: Pernikahan — sunyi @ 8:24 am

Oleh : Fahmi Amhar

Manusia hidup selalu dihadapkan pada berbagai pilihan.
Ketika muda kita diharuskan memilih sekolah, setelah
selesai kita wajib memilih pekerjaan, lalu memilih
tempat tinggal, memilih pasangan hidup, bahkan juga
memilih partai politik untuk menyalurkan aspirasi
kita.
Kadang kita bingung, apa pegangan atau parameter kita
dalam memilih ini.

Rasulullah mengajarkan doa yang bisa ditarik hikmah
yang dalam. Doa itu sering dibaca orang seusai sholat.
Bunyinya, “Allahumma inni as’aluka salamatan fid dien,
wa ‘afiyatan fi jasadi, wa ziyadatan fi ‘ilmi,
wabarakatan fi rizqi, wa taubatan qablal maut . “. Doa
ini bisa kita jadikan tips memilih ala Rasulullah.

I. Salamatan fid din,

pilihan itu harus menyelamatkan agama kita. Kita masih
bisa mengkaji Islam, masih bisa ibadah, masih bisa
menutup aurat, masih bisa menjauhi yang haram dan
menjalankan yang wajib, termasuk untuk berdakwah.
Rugi kita memilih sekolah yang keren, tapi nanti
merusak aqidah kita. Demikian juga dalam memilih
tempat kerja, rumah atau jodoh.

II. Afiyat fi jasadi,

pilihan itu harus mampu menjaga kesehatan kita; tidak
mengikis tubuh kita sedikit demi sedikit tanpa makna.
Apa artinya penghasilan tinggi, tapi badan hancur,
sampai nggak bisa ibadah lagi, sehingga kebahagiaan
tidak berkelanjutan

III. Ziyadatan fi ilmi,

pilihan itu meningkatkan pengetahuan dan pengalaman
kita
. Kita bergaul atau bekerja tidak untuk makin
bodoh. Jadi pilih lingkungan kerja atau pergaulan yang
meluaskan wawasan maupun ilmu kita, sebagai bekal amal
saleh kita. Karena tiada amal kecuali dengan ilmunya.

IV. Barakatan fi rizqi,

pilihan itu membawa berkah dalam rizki kita. Rizki
kita itu tidak cuma yang berujud materi, tapi juga
yang non materi, seperti udara yang segar, suasana
aman, nyaman dan tenang, suami/istri yang
shalih/shalihah dst.

V. Taubatan qabla maut,

pilihan itu masih memberi ruang kepada kita untuk
memperbaiki diri, taubat
, atau bahkan bila perlu
menarik diri (mundur) secara baik-baik, bila ternyata
ada sesuatu yang haram atau membahayakan di dalamnya.
Secara jelas dan pasti bahwasanya maut senantiasa
mengintai kita.

Nah semua ini, dilandasi dengan pengenalan syariat
yang shahih, serta niat yang ihlas, insya Allah akan
menjadikan kita meraih kebaikan dalam pilihan-pilihan
kita. Karena semua ukuran baik-buruk, berkah-tidak,
tentu saja tidak oleh ukuran manusia yang picik ini,
tapi oleh ukuran-ukuran yang ditetapkan Allah dalam
hukum syariatnya.

Allah berfirman: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu,
padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula)
kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui
.” (Qs. 2:216).

3 Comments »

  1. wah bagus tuh artikelnya, bisa jadi pelajarn yang sangat berguna😀

    Comment by Ty$@ — November 11, 2008 @ 11:11 am

  2. moga bermanfaat ya🙂

    Comment by sunyi — November 11, 2008 @ 12:46 pm

  3. SPY bs jd pedoman dlm menjalankan kehidupan ini ….

    Comment by icha — November 25, 2008 @ 2:14 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: