Dikala Ku “SeNdiRi”

May 31, 2007

Menikah Untuk Harta

Filed under: Blogroll — sunyi @ 1:48 am

Willy seorang pengusaha sukses melebarkan perusahaannnya hingga Indonesia bagian Timur seperti NTT,Sulsel dan Timika.
Sebagai owner,dia mengatur sendiri management perusahaannya dengan menggaji Orang-orang profesional.

Satu hal yang membuatnya kurang bahagia adalah putrinya yang bernama Kurnia belum menikah. Tubuhnya yang gemuk sekali membuat laki-laki yang melihatnya tidak tertarik. Dari kecil Kurnia dan orangtuanya tidak mampu mencegah kebiasan Kurnia yang suka makan yang membuat tubuhnya bongsor.

Sebagai orang yang peduli terhadap anaknya, Willy mencari cara agar ada  laki-laki yang sudah mapan mau meminang putrinya.

Dia sering diskusi dengan teman-temannya pengusaha tentang jodoh Kurnia. Dengan Win-Win solution teman-temannya membantunya dengan menjodohkan diantara anak-anak mereka. Seorang anak mitra usahanya bekerja di perusahaannya sebagai karyawan biasa melihat  keluhan majikannya.

Dengan tekun anak ini bekerja dengan menunjukkan prestasinya. Willy secara khusus memperhatikannya. Alangkah bahagianya bila anak ini dapat menjadi menantunya. Saya akan memberikannya mengelola perusahaan ini, demikian dia berangan-angan. Tetapi Willy tidak menunjukkan dihadapan nya. Karyawan itu bernama Niken selalu menunjukkan kesetiaannya terhadap pak Willy sebagai owner.

Niken, saya akan membuka cabang perusahaan kita di Kupang. Saya sdh memutuskan agar kamu ikut saya ke Kupang, demikian Willy berkata kepadanya.

Setelah mencoba Niken beberapa kali dengan memberikan tanggung jawab pekerjaan kepadanya, Niken selalu mengerjakannya dengan baik.

Orangtua Niken senang dan bersukacita melihat perkembangan karier anaknya. Melihat kondisi ekonomi anaknya sudah mapan, maka orangtua menyarankan agar Niken segera mencari pasangan hidupnya.

“Niken,..berapa lama lagi kau sendiri?”,

“Apakah kamu tdk berniat menikah?”

Itulah pak,yang kupikirkan,aku tdk tahu bagaimana memulainya.

Aku ingin meminang anak majikanku,tetapi aku takut mengutarakannya. Saya kuatir bapak/mama tidak setuju akan pilihanku.

Baiklah..kalau memang itu sdh menjadi pilihanmu,kami akan bicarakan dengan pak Willy.

Pada waktu yang ditentukan orangtua Niken berkunjung kerumah Pak Willy dan melamar Kurnia untuk menjadi menantunya.

Gayung bersambut, lamaran tersebut diterima orangtua Willy. Dia gembira menerima pinangan itu dan bercita-cita agar Niken nantinya mengelola seluruh perusahaan Willy. Cita-cita Willy untuk mendapatkan Niken sebagai menantunya akan terwujud.

Pesta pernikahan putrinya dilangsungkan dengan meriah.Hal tersebut wajar karena pak Willy adalah seorang pengusaha sukses. Tetapi  ada sesuatu hal yang tidak wajar terlihat dari kaca mata para undangan yang hadir yaitu postur tubuh pengantin wanita yang tidak sesuai dengan suaminya yang gagah. Kurnia gemuk sekali(104 kg), sedangkan pria Niken cuma berbobot 65 kg. Suatu perbedaan berat yang menyolok. Saya sendiri mencurigai kehendak Niken menikah dengan Kurnia. Pasti ada udang di balik batu.

Dua tahun kemudian pak Willy memberikan otoritas penuh kepada Niken mengelola perusahaannya di Kupang.

Dengan bebasnya Niken mengelola perusahaan tersebut, diapun bebas menggunakan kekayaan perusahaan untuk kesenangan dan memuaskan hasratnya. Secara diam-diam dia memindahkan seluruh kekayaan perusahaan kepada perusahan yang dibuatnya.

Setelah semua urusan surat-surat berharga dialihkan ke perusahaannya, maka willy melaporkan bahwa perusahaan Willy dinyatakan pailit.

Berita tersebut membuat Willy naik pitam dan menuduh Niken tidak becus mengurus perusahaannya. Niken sengaja menunggu kemarahan Willy.

Dengan alasan tersebut, dia punya alasan meninggalkan Kurnia sebagai isterinya. Dia berdalih bahwa yang membuat bangkrut perusahaannya adalah Isterinya yang konsumtif. Berbagai alasan dibuat Niken. Niken meninggalkan isterinya karena pada dasarnya dia menikah dengan Kurnia bukan karena Cinta tetapi karena ingin memiliki harta mertuanya. Niken menikah lagi dengan wanita pilihannya yang jauh lebih cantik dari Kurnia.

Tidak berapa lama dari peristiwa tersebut, Willy jatuh sakit dan meninggal dunia. Kurnia juga hidup menjanda dan mereka jatuh miskin. Sedangkan Niken tidak peduli lagi atas kejadian yang menimpa keluarga Willy dan mantan isterinya.

Ada kecenderungan bahwa gelap mempengaruhi terang, bukan terang lagi mempengaruhi gelap.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: